semantically correct
23 May, 2007Penggunaan kata yang dicetak miring sudah menjadi bagian dalam semua jenis penulisan baik formal maupun yang tidak formal. Penulisan suatu karya tulis khususnya di media elektronik (dalam hal ini blog atau media elektronik lainnya) tentunya memakai sintaksis yang dikenal dengan html, di dalam html ini disusun tag-tag yang dapat digunakan untuk menyusun suatu tulisan.
Penulisan yang benar secara sintaksis (x)html tentunya akan menjadi nilai lebih, karena indexing yang dilakukan oleh search engine akan lebih optimal, ambil contoh penggunaan tag <b> dan <strong>, keduanya menghasilkan tulisan yang sama-sama tebal(terlepas dari css yang meng-override gaya tulisan), tapi arti dari kata yang dicetak tebal itu masing-masing memiliki perbedaan, yang memakai <b> hanya menghasilkan tulisan tebal dan hanya itu sedangkan <strong> menghasilkan tulisan tebal dan menandakan tulisan tersebut penting karena ada penekanan atau emphasis pada kata/kalimat tersebut.

