Membangun web adalah hasil akhir dari seorang webdeveloper, dari tangannyalah tercipta suatu aplikasi yang mungkin berguna bagi sebagian orang, terciptanya suatu webware yang dapat membantu banyak orang dalam kehidupan sehari-hari. Dan design adalah satu bagian yang tak lepas dari pembangunan website tersebut.
Membangun website dengan memenuhi kriteria webstandard diklaim banyak memiliki keuntungan, diantaranya keuntungan untuk masa depan karena kompabilitas screenreader dan browser yang terus berkembang. tapi standard siapa? terkadang ada standard yang dilupakan yaitu standard client atau user (tapi saya lebih menitik beratkan ke sisi client si pemberi kerjaan), mereka tidak peduli bagaimana anda membuat suatu website, bagaimana anda coding, design untuk memenuhi keinginan mereka, dimana terkadang idealisme si programmer/designer yang dibawa ke hasil karyanya, tapi titik akhir tetap di client.
Titik ini dimana mereka suka atau tidak, mereka (terkadang tidak) peduli dengan namanya accessibilty, xhtml-strict, codeflow dan lain sebagainya. Memang tidak semua client buta atau tidak peduli tentang hal ini, ada juga yang peduli. Tapi seberapa jauh? yang dilihat tetap kosmetik, tak peduli itu tableless atau css based. yang penting Design bagus tak peduli hal lain. Dan karena saya bukan programmer terbaik di seluruh dunia.
..terinspirasi ketika hasil coding dan design 2 minggu cuman dibilang “pucet, ganti!, dan masukin animasi flash yang bisa bla..bla..”