To Much frameworks will “kill” you

16 June, 2006

Sebagai programmer khususnya web developer tentu familiar dengan frameworks, baik itu frameworks buatan programmer lain, maupun buatan sendiri. saya menggunakan frameworks untuk menyelesaikan pekerjaan saya. mulai dari frameworks yang mudah dibaca sampai yang nyaris “unreadable” (dalam pandangan saya), dengan menggunakan frameworks teorinya akan mempercepat kerja kita dalam menyelesaikan pekerjaan, tapi apa jadinya jika framework yang ini bagus untuk jenis pekerjaan ini dan frameworks yang lain cocok untuk pekerjaan lain, itu tentu membuat kita harus belajar banyak frameworks untuk menunjang pekerjaan kita.

Dan saat itulah otak kita mulai riweuh dalam melihat frameworks yang ada, apalagi orang-orang yang punya keingingan untuk ngoprek frameworks yang ada, apakah frameworks ini bagus untuk ini, apakah frameworks itu bagus untuk itu (yup, curiosity is my enemy). dengan pikiran yang ada dan keingintahuan yang terkadang menghalangi saya untuk hanya menggunakan satu,dua frameworks. pikiran mulai kacau ketika terkadang tertukar menuliskan style di framework ini dengan frameworks yang lain, terkadang menggunakan template system lain dimana saya mengira frameworks itu tidak punya template system.

Sampai saat ini (IMHO) drupal adalah salah satu frameworks yang terbilang lengkap, dengan sistem modulenya yang sangat mudah digunakan dan di-expand oleh programmer lain, dukungan pada template system, caching, mashup yang terbilang bertebaran.
bahkan ada yang lucu, salah satu java web apps frameworks tapi situsnya menggunakan drupal(funny), saya sendiri bukan fans java karena beberapa alasan ;) .

intinya, dalam memilih frameworks mungkin disesuaikan dengan kebutuhan yang ada(lagi-lagi ini menjadi jalan untuk membuat programmer untuk menggunakan banyak frameworks). sampai saat ini saya hanya fokus ke beberapa frameworks yang saat ini saya pakai.
frameworks yang saat ini diplototin:Drupal, Zend, Cake.

Tentu saya tidak menggunakan framework tersebut diatas untuk keperluan yang “hanya” membutuhkan DB abtraction layer dan Template System saja.
nah framework apakah yang anda gunakan saat ini? silahkan sharing…..

**stel lagu freddy mercury dan radiohead

5 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://dedenf.blogsome.com/2006/06/16/to-much-frameworks-will-kill-you/trackback/

  1. pertamaxxx!!!

    Comment by fahdi — 17 June, 2006 @ 4:11 am

  2. > bahkan ada yang lucu, salah satu java web apps frameworks
    > tapi situsnya menggunakan drupal(funny)

    IMHO itu ga lucu, tapi bijak. java biasa digunakan untuk aplikasi
    enterprise-wide dan mission-critical (terutama sektor banking/finance dan telco), sementara drupal (php-based) adalah cms sederhana. IMHO menggunakan java untuk cms adalah overkill (kecuali bikin enterprise-scale macam alfresco).
    mungkin blog ini bisa membantu:
    http://jroller.com/page/wiradikusuma

    > saya sendiri bukan fans java karena beberapa alasan
    secara kebetulan, disitu juga ada artikel kenapa saya memilih java ;-) mungkin bisa jadi masukan buat mas

    Comment by wiradikusuma — 13 May, 2007 @ 2:55 pm

  3. Mentebbbbbb

    Comment by reminder 2k1 — 28 June, 2007 @ 12:57 am

  4. menteppppp

    Comment by reminder 2k1 — 28 June, 2007 @ 12:58 am

  5. CodeIgniter :)

    Comment by nuri — 22 January, 2008 @ 6:04 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.