Permintaan Maaf

14 February, 2006

Pada suatu siang tanggal 14 Februari, saya hendak pergi ke kantor pos jalan suci untuk keperluan yang mendesak, saya terburu-buru dan tidak hati-hati dalam mengendarai sepeda motor, ketika saya lihat seorang ibu-ibu yang saya pikir beliau tidak akan menyebrang. saya berniat melewatinya, tetapi tak terduga beliau menyebrang dan pas ketika saya hendak melewatinya. dan terjadi insiden penyenggolan dan beliau terjatuh, saya tidak sempat menengok ibu tersebut karena lalu lintas padat.
Dengan ini saya sampaikan saya mohon maaf sebesar-besarnya pada ibu yang telah saya sakiti, dan apabila ibu merasa ada yang perlu diselesaikan, saya bersedia menanggungnya.
Jika ibu membaca tulisan saya mohon maaf sebesar-besarnya.

PS: tulisan ini telah saya kirimkan juga ke harian pikiran-rakyat

Yet Another Quiz

6 February, 2006

Gak ada bahan buat entry blog, so i take another quiz, pertanyaannya lucu-lucu dan lumayan bikin ‘mikir’ and here’s my result, lumayanlah. :P


My computer geek score is greater than 71% of all people in the world! How do you compare? Click here to find out!

Bertattoo

3 February, 2006

Punya tetangga yang punya tampang mirip ‘preman’ terkadang lucu juga, dia tinggal di dekat kost-an saya, punya badan gede, rambut ABCD, dan tentu saja badan yang penuh dengan tattoo dari pergelangan tangan kanan sampai ke pergelangan tangan kiri (tattonya nyambung).

Hal-hal yang saya kira lucu suka terjadi, dia kadang berjalan petangtang petengteng di lingkungan saya dengan ‘gagah’nya tanpa menggunakan baju, mungkin maksud dia ingin menunjukkan bahwa “saya punya tattoo.., saya serem lhooo..” hehehehe. lucu, karena untuk orang seumuran dia yang sudah punya anak istri masih doyan petangtang petengteng begitu dengan nunjukin tattoo-tattoo dia yang ‘murah’ (indikasi dari desain yang sux dan jumlah warna) dan berharap orang lain melihat dia sebagai orang yang di’segani’, pernah satu hari teman kostan saya ditanya sama dia.

tattoo : heh lu asli mana!?
temen: riau!? lu!?
tattoo : gw cirebon, kost dimana!?
temen : di kosan ibu ini
dan tattoo-man diem dengan sukses karena kostan kita emang gak pernah ada yang mau ganggu

sekarang dia masih berkeliaran dengan bebas dan gak lupa juga dengan tidak memakai baju kemana-mana dan pasang muka ’serem’ tapi sambil gendong anak pake sarung kebat.